close
divahoki88.com
Tampilkan postingan dengan label Tips Sarapan Praktis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Sarapan Praktis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

Tips Sehat Penggemar Makan Mie Instan

Meski mi instan diketahui bukanlah makanan yang menyehatkan, namun nyatanya tak sedikit orang yang menggemari makanan ini. Walau begitu ada cara sehat yang bisa dilakukan bagi para penggemar mi instan.

Mi instan bisa dibilang adalah makanan yang cara penyajiannya sangat mudah, mengenyangkan dan memiliki rasa yang gurih serta enak. Tak heran beberapa orang bisa sangat ketagihan mengonsumsi mi instan.

Minggu, 23 September 2012

Rutinitas Bangun Pagi yang Bangkitkan Energi

Kebanyakan orang malas-malasan ketika bangun tidur di pagi hari, padahal kinerja yang akan Anda jalani sepanjang hari telah terbentuk sejak bangun tidur. Jadilah orang yang selalu bersemangat memulai hari dengan cara memperbaiki rutinitas bangun tidur.

Rutinitas Bangun Tidur (foto:everydayhealth)

Seperti dilansir sheknows, Minggu (23/09/2012) berikut 10 rutinitas bangun tidur yang dapat membuat Anda bersemangat menjalani aktivitas sepanjang hari:

Minggu, 22 Juli 2012

Tips Tepat Membantu Anak Menurunkan Berat Badan

Memiliki anak-anak yang berbobot badan lebih kelihatannya lucu dan menggemaskan. Tapi, hati-hati kegemukan akan berbuah pada berbahayanya kesehatan di kemudian hari.  Bila Anda terlanjur memiliki anak yang obesitas, tidak ada salahnya mulai saat ini mencoba membantu menurunkan bobotnya. Berikut beberapa cara dari Health Tips untuk membantu anak-anak menurunkan berat badan.  

Sarapan bisa turunkan berat badan (foto:101weightloss)
1. Buatlah makanan sehat untuk keluarga. 
Isilah kulkas Anda dengan buah segar. Atau sajikan di meja makan. Selain buah bisa juga sayuran segar, keju rendah lemak, kacang-kacangan, dan makanan ringan untuk seluruh keluarga. Menurut sebuah penelitian terbaru di Journal Archives of Family Medicine, keluarga yang makan bersama dengan anak-anak memiliki pola makan lebih sehat daripada mereka yang tidak melakukannya. 
2. Jadilah teladan. 
Sebagai orangtua, kebiasaan makan Anda secara langsung mempengaruhi perilaku makan anak. Jika hanya satu orangtua menderita obesitas, secara statistik menyebutkan ada kesempatan 25% lebih anak akan mengalami kelebihan berat badan ketika ia besar nanti.
3.Tidak menyebutkan kata diet. 
Jika Anda menempatkan anak pada diet, pada dasarnya Anda justru sedang mengaturnya ke dalam godaan makan seperti lemari makan, pesta makan, atau beberapa jenis godaan lain. Salah satu yang paling efektif dalam metode penurunan berat badan dan menjaganya tetap fit adalah menciptakan perubahan gaya hidup.
4. Jadilah pendukung. 
Dukunglah anak dengan umpan balik positif. Berilah inspirasi dan tunjukkan kasih sayang. Daripada mengatakan, “Kamu perlu menurunkan berat badan”, lebih baik katakan, “Mari kita mulai merawat tubuh dan menjadi sehat”. Tunjukkan pada anak apa yang dapat mereka makan, bukan apa yang tidak bisa mereka makan. Misalnya, katakan kepada mereka, “Mari kita pergi memilih dan membeli buah-buahan.” daripada, “Kamu tidak boleh makan itu”.
5. Sediakan porsi bagiannya. 
Alih-alih melayani makanan secara prasmanan, lebih baik sediakan porsi makanannya ke piring. Bila ada sejumlah besar makanan di depan mata, sangat mudah mata kita akan lebih besar daripada perut. Bila disediakan sesuai porsinya, biasanya dorongan untuk makan lebih banyak cenderung berkurang.
6. Jadilah aktif. 
Keluarlah dan lakukan sesuatu yang aktif secara teratur. Berjalan-jalan dan membuatnya menjadi menyenangkan, jadi membuat sesuatu yang diharapkan oleh anak-anak. Jika terjangkau, daftarkan anak-anak dalam kegiatan fisik seperti menari atau kegiatan lain yang dapat dinikmati dan dilakukan secara teratur. Atau bisa dilakukan bersama di rumah bermain musik sambil berdansa atau menari.
7. Sarapan. 
Penelitian telah menunjukkan, sarapan yang terdiri atas karbohidrat, protein, dan lemak, akan menjaga anak-anak lebih terfokus pada sekolah. Penurunan berat badan jauh lebih sulit bagi orang yang tidak sarapan.

Sumber : intisari-online.com

Kamis, 19 Juli 2012

Tips Puasa Sehat di Bulan Ramadhan

Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan. 

1. Minum yang cukup. 
Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.
2. Makan yang sehat.
Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat
3. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar.
Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar. 
4. Jangan makan terlalu banyak. 
 Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.
5. Meskipun puasa
Dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka. 
6. Saat bersahur,
Disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi dan ubi-ubian yang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.
7. Jika memungkinkan,  
Tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi. 
8. Minimalkan penggunaan tenaga fisik.
Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka. 
9. Penderita diabetes.
Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis. 
10. Orang yang lemah fisik.
Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan. 
11. Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis.
Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka. 
12. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan.
Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.

Sumber : majalahkesehatan.com

Senin, 18 Juni 2012

Cara Tepat Langsing dengan Memanipulasi Otak

Wanita memikirkan makanan dua kali lebih banyak dibandingkan seks. Bahkan, makanan adalah satu-satunya hal yang dipikirkan wanita di pagi hari dan hal terakhir yang dipikirkan di malam hari, adalah efek dari makanannya.

Lansing Memanipulasi Otak
Andy Puddicombe, penulis buku berjudul "The Headspace Diet", mengklaim mampu mengubah cara Anda berpikir tentang makanan. Hal tersebut bisa  membantu Anda menurunkan berat badan hanya dalam waktu 10 hari.

Menurut Puddicombe, kunci untuk mengubah cara berpikir tentang makanan dalam memanfaatkan kekuatan meditasi untuk membuat kita lebih peduli. Seperti dilansir Daily Mail, ia mengatakan bahwa kita harus membersihkan otak kita dari hal-hal yang bersifat negatif seperti pesan-pesan yang tidak sehat, dorongan seputar makanan, serta mengatur ulang tubuh dan mental kita.

Namun, untuk memulainya kita perlu mengidentifikasi termasuk food thinker seperti apa kita, karena hanya dengan mengetahui dan mengakui pemikiran negatif serta pola makan terkait. Kita dapat memulai menggunakan kesadaran untuk mengatasinya. Jadi, food thinker tipe apa Anda?

The Nibbler
Anda sangat senang mengemil, bahkan camilan harus selalu ada di dalam mulut, tak peduli lapar atau tidak. Anda menolak diet-diet sehat, karena Anda berpikir pola makan sudah baik. Sayangnya, pola makan Anda tidak menurunkan berat badan.

Hal yang menjadi masalah adalah Anda terus menerus berpikir tentang makanan berikutnya. Jika hal ini terus-menerus berlangsung, Anda berada dalam masalah besar karena makan terlalu banyak dan terlalu sering.

Tenang, Anda tidak perlu menghentikan kebiasan mengemil. Tapi, Anda hanya perlu tetap pada pola makan tiga kali sehari dengan tambahan dua waktu mengonsumsi camilan sehat seperti buah. Selebihnya, segera berhenti mengunyah.

The Gorger
Meskipun Anda putus asa dalam menurunkan berat badan, Anda tetap merusak diri sendiri dengan mengonsumsi junk food. Bagi Anda, diet yang dijalani tak akan pernah berhasil. 

Masalahnya, pola ini dipicu oleh faktor emosi. Anda akan merasa lapar ketika kesepian, cemas, kesal, atau bahkan ketika senang. Tapi, dengan menyerah kepada hal tersebut Anda hanya akan berahir pada kebencian terhadap diri sendiri.

Untuk mengatasi hal ini, latihlah diri untuk meningkatkan kepercayaan diri dan gunakan kesadaran Anda untuk melatih otak sehingga tidak lagi menganggap makanan sebagai pelampiasan atau hadiah.

The Diet Junkie
Atkins, Dukan, sup kubis sudah pernah Anda coba. Tak melihat nutrisi di dalamnya, Anda hanya melihat makanan sebagai obat penurun berat badan sehingga terus-menerus melakukan 'lompatan' diet.

Yang menjadi masalah adalah kurangnya nutrisi dalam diet, menempatkan tubuh sebagai parameter yang mengacu pada berat badan terakhir. Sehingga, Anda selalu merasa tak puas dan merasa bersalah.

Solusinya, berhentilah berpikir bahwa diet ekstrim akan membantu Anda mencapai kesempurnaan fisik. Karena faktanya, hal tersebut tak akan membantu banyak. Beralihlah ke diet yang seimbang dengan porsi yang lebih kecil.

The Binger

Anda memiliki keinginan kuat dalam mengikuti aturan diet ketat dan 90 persen makanan yang diasup adalah makanan sehat. Tapi, Anda bisa beralih dari kontrol ekstrim ke hal-hal yang bisa merusak diri seperti mengonsumsi asupan tinggi gula.

Masalahnya, kontrol makanan bisa menggagalkan semua niat baik dan dapat memiliki efek adiktif. Pola makan ini sering datang karena beban emosional, termasuk perasaan yang kuat dari rasa bersalah dan malu. Tenang, mengombinasikan aturan ketat dengan asupan teratur makanan 'terlarang' dapat menghentikan ketidakpastian diet ekstrim Anda.

The Zombie
Anda makan di luar kebiasaan dan rutinitas. Anda bahkan hampir tidak sadar apa yang ada dalam mulut. Termasuk, cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tidak memiliki nilai gizi.

Cara untuk menghentikannya, berhenti makan di depan televisi atau di meja. Sediakan waktu untuk berpikir apa yang akan Anda makan. Makanlah makanan yang baik dan nikmati setiap Anda mengunyah.

The Comfort Eater
Anda makan karena alasan emosional. Termasuk, menggunakan makanan untuk mengisi kekosongan emosional dan mengalihkan perhatian dari perasaan yang menyakitkan. Anda menganggap makanan adalah hal yang dapat membuat merasa lebih baik. Sayangnya, untuk sementara waktu.

Masalahnya, Anda tidak berhubungan dengan sinyal lapar. Anda kerap menolak makanan sehat dan seimbang dan lebih memilih makanan berkalori tinggi. Solusinya, latihan kesadaran seperti berhenti sepuluh detik sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suatu makanan. Hal ini akan membantu  mengabaikan 'obrolan otak' yang mendesak Anda makan di saat yang tidak tepat.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Senin, 21 Mei 2012

Tips Sehat Saat Pagi Hari

MENGAWALI pagi dengan senyuman dan rasa syukur, rasanya tak berlebihan. Kehidupan Anda di siang hingga malam hari tergantung dari apa yang Anda mulai di pagi hari.
Tips Sehat pagi hari
Faktanya, kita akan lebih memilih membenarkan riasan dibandingkan menyiapkan sarapan sehat. Perut yang kosong dan pikiran yang tidak tenang akan membuat aktivitas terhambat dan membangkitkan rasa stres.

Hidup yang sempurna harus diawali dengan hal yang positif. Ikuti langkah berikut ini untuk mewujudkannya, seperti yang dilansir ivillage.com:

1. Awali dengan sarapan
Ketika merasa tidak memiliki banyak waktu di pagi hari, kita dapat mempersiapkannya saat malam hari. Buatlah smoothie atau campuran sari buah, susu atau yoghurt dengan bahan-bahan yang ada di rumah, kemudian menyimpannya dalam kulkas. Atau bisa juga merebus telur saat malam hari, kemudian meraciknya dengan roti saat akan mulai beraktivitas. Sarapan yang kurang akan membuat pikiran tidak fokus, setidaknya kita tidak merasa lapar saat mengalami kemacetan di jalan.
2. Meditasi
Tidak ada waktu untuk meditasi di pagi hari? Tidak perlu khawatir, karena kita dapat melakukannya dalam mobil atau bus. Pikirkan hal yang positif, mulai dari kaki menyentuh tanah, suara burung berkicau, dan bayangkan kita berada di antara pepohonan. Kemudian lanjutkan dengan renungan masalah yang sedang kita hadapi.
3. Candle light di pagi hari
Cahaya lilin di pagi hari dapat membuat hidup menjadi lebih cerah. Nyalakan lilin di samping tempat tidur, pencahayaan lilin yang kita lihat saat bangun akan membangunkan kesadaran. Dengan begitu kita akan lebih mudah untuk fokus.
4. Pengaturan napas
Jika kita memiliki atau berisiko penyakit jantung, ciptakan energi positif dan rasa penyembuhan yang berfokus pada jantung. Duduklah dengan nyaman di lantai atau kursi dan tutup mata. Tempatkan kedua tangan di jantung, tarik napas ke dalam jantung kemudian lepaskan secara perlahan.
5. Jalan kaki atasi masalah metabolisme
Untuk mengatasi gangguan metabolisme, kita hanya perlu berjalan kaki. Rasakan dan bayangkan setiap energi yang mengalir ke dalam tubuh. Sirkulasi udara ini baik untuk mengatasi gangguan pencernaan.
6. Yoga dengan air lemon
Untuk menghindari sendawa dan bunyi  perut, hal pertama yang harus kita lakukan adalan pembersihan pencernaan. Minumlah segelas air hangat dengan perasan jeruk lemon, 30 menit kemudian konsumsilah kacang almon yang telah direndam sebelumnya. Minum air lemon hangat sebelum makan akan membangkitkan unsur api pada pencernaan.
7. Amati kecantikan kita
Saat kita bersiap-siap di pagi hari, luangkanlah waktu sejenak untuk mengingat kelebihan yang kita miliki. Berdirilah di depan cermin usai mandi, atur nafas, dan rasakan kaki kita berada di tanah. Fokuskan pikiran dan ingatkan diri kita bahwa kita keluar rumah untuk mewujudkan tujuan hidup kita.
8. Mencium aroma makanan
Sebelum kita menikmati hidangan, hirup aroma dan perhatikan perbedaan warna yang ada dalam makanan. Ketika kita mulai memakan, perhatikan suhu dan teksturnya, bayangkan makanan tersebut akan memberikan energi yang cukup. Ini merupakan meditasi kecil yang akan membawa pikiran positif di pagi hari.
   Sumber : metrotvnews.com


Selasa, 24 April 2012

Penyakit Hati Dapat Dicegah Dengan Tahu dan Tempe

Makanan olahan kedelai ini merupakan sumber protein nabati. Selain digoreng tahu dan tempe juga bisa diolah menjadi berbagai jenis lauk. Penelitian terakhir menyebutkan bahan makanan ini sangat baik untuk mencegah timbunan lemak.
Mengandung Protein Nabati


Tahu dan tempe adalah salah satu makanan hasil olahan kedelai. Kedelai kaya akan protein, serat, kalsium, vitamin B dan zat besi. Tekstur tahu yang lembut sangat mudah untuk dikunyah. Sedangkan tempe, teksturnya juga empuk namun saat memakannya biji kedelai masih terasa renyah.

Kedelai adalah jenis tanaman subtropis yang berasal dari Asia Tenggara. Kandungan nutrisinya yang tinggi sangat baik untuk kesehatan. Kandungan protein dan asam amino esensialnya mampu membantu menurunkan jumlah lemak di dalam tubuh.

Sebuah penelitian di Amerika telah menemukan bahwa orang yang banyak mengonsumsi protein kedelai, akan mempunyai sedikit lemak. Khususnya lemak yang menumpuk di sekitar hati, yang dapat menyebabkan penyakit hati.

Para ilmuan dari University of Illunois menemukan bahwa protein kedelai atau protein nabati ini mengandung sedikit lemak. Protein juga tetap melekat pada hasil olahan lainnya, seperti yoghurt, susu kedelai, tahu, dan tempe.

Penyakit hati disebabkan oleh banyaknya jumlah lemak trigliserida. Lemak tersebut akan memaksa organ untuk menyimpan lemak dan hati tidak dapat bekerja dengan baik. Hong Chen seorang penulis penelitian menjelaskan, “Ketika lemak terkumpul dalam organ yang bukan seharusnya untuk menyimpan lemak, maka organ tersebut tidak akan berfungsi dengan baik.”

Pengujian penelitian yang menggunakan beberapa responden obesitas, hasilnya ditemukan bahwa mereka yang diberikan diet kedelai mengalami penurunan jumlah lemak trigliserida yang tersimpan pada hati.

Temuan yang hasilnya sangat signifikan ini sangat bermanfaat untuk orang yang mengalami obesitas. Protein kedelai yang dikonsumsi memiliki peran penting untuk menurunkan jumlah lemak.

“Temuan ini sangat berguna untuk orang yang menderita kegemukan atau obesitas, karena mereka dapat mengurangi kadar lemak di hati dengan mengonsumsi protein nabati yang berasal dari kedelai,” tambah Chen.

Sumber :  food.detik.com

Sabtu, 03 September 2011

tips Membuat Sarapan Praktis

Membuat sarapan pada pagi memang memerlukan kecermatan khusus, terutama untuk anak-anak. 
Dan tentunya membuat menu sarapan harus praktis karena waktu membuatnya sangat terbatas, karena anak harus segera berangkat sekolah dan mungkin ibu juga harus segera ke kantor.
Bahkan ibu bisa membuat sarapan praktis yang mudah dimasak, sehat, kreatif, lezat, bikin anak berselera dan berenergi.
Ini adalah beberapa tips yg mungkin ibu-ibu di rumah yang ingin memebuat sarapan di rumah :

1. Ayam goreng
Chicken drumstick pasti disukai anak-anak bukan? Nah, bikin ayam goreng yang berbeda. Panirnya bukan hanya dari tepung terigu, tetapi ada tambahan havermut atau sereal.

2. Nasi goreng bungkus
Coba buat nasi goreng tanpa kecap yang warnanya putih. Isinya bisa potongan ayam dan potongan wortel dan buncis. Setelah jadi, bungkus dengan telur dadar. Lubangi tengahnya dalam motif hati atau bentuk lainnya.
 
3. Omelet
Telur selalu menyelamatkan ibu dalam menyiapkan sarapan, karena praktis dan bergizi. Namun coba kreasikan telur agar anak berselera makan. Isi omelet dengan ayam giling, sayuran, dan keju. Omelet bisa dimakan dengan tambahan nasi atau kentang goreng

4. Scrambled
Jangan hanya jago membuat scrambled polos. Lengkapi gizinya dengan menambahkan susu, keju parut, bayam, wortel, atau jamur ke dalam orak-arik telur ini. Masukkan juga scrambled egg ke dalam roti croissant agar semakin lengkap gizinya. 

5. Nasi dalam bambu 
Si kecil paling kesal kalau dibekali nasi bukan? Nah, bikin mereka tetap menyukainya dengan membuatkan nasi dalam bambu. Gunakan bambu betung. Isi dengan nasi uduk atau nasi kuning yang sudah dibubuhi ayam, udang, dan sayuran. Mereka pasti bangga membawanya ke sekolah. Masak nasi, ayam, dan sayuran dalam rice cooker bersama santan, salam, serai, dan garam. Praktis sekali.

6. Pizza
Beli saja kulit pizza yang siap pakai. Oles dengan saus tomat. Kalau ada, oleskan saus spageti siap pakai. Tata bahan yang ada, seperti daging asap, ayam giling, jamur, paprika, bayam, atau brokoli. Taburkan keju.
(Majalah Sedap)

Siap Mencoba.......???