Tampilkan postingan dengan label Pola Makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pola Makan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 31 Oktober 2012
Rabu, 08 Agustus 2012
Santan Tak Selamanya Berdampak Buruk, Lhooo...??
Santapan di bulan Ramadan dan Idul Fitri banyak yang terbuat dari
santan. Sebut saja, kolak, gulai dan opor ayam. Tentunya hal ini membuat
sebagian orang 'ngeri' karena kandungan kolestrol di dalamnya.
![]() |
| Makanan Bersantan buruk'kah..??? |
Tapi
tunggu dulu. Sebelum mengatakatan 'tidak' pada makanan khas hari raya,
Anda perlu mengetahui bahwa ternyata santan tidak selamanya berikan
pengaruh buruk. Makanan seperti santan dan minyak kelapa memang
mengandung kolesterol, namun kolesterol baik yang dapat mengusir
kolesterol jahat. Pada santan, terkandung phytosterol yang baik untuk
tubuh.
Selain itu, ada beberapa manfaat lain yang diberikan oleh santan. Seperti yang dikutip dari ehow, ini dia manfaatnya:
1. Mengandung Nutrisi
Santan memiliki banyak kandungan nutrisi, mulai dari vitamin, mineral dan elektrolit. Santan kaya akan zat besi, 22% dari kebutuhan harian. Selain itu santan juga mengandung magnesium, pospor, potassiun, tembaga, selenium, seng, folat dan vitamin C. Juga sejumlah vitamin lainnya; vitamin E, K, thiamin, B16, niacin, kolin, asam pantothenic dan kalsium.
2. Lemak Jenuh
Lemak jenuh yang terkandung dalam santan terbuat dari asam lemak rantai pendek hingga sedang, dan dapat berubah menjadi energi. Oleh karena itu, walau pun mengandung lemak jenuh, santan bisa bantu menurunkan berat badan.
3. Asam Laurat
Setengan dari asam lemak rantai sedang yang ada pada santan mengandung asam laurat. Asam laurat berguna sebagai anti-virus, anti bakteri, anti mikroba dan anti jamur. Santan juga dipercaya bisa meningkatkan sistem imun.
4. Meredakan sakit
Jika Anda mengalami radang tenggorokan atau sakit bisul, cobalah untuk mengkonsumsi santan. Santan dipercaya dapat meredakan gejala penyakit tersebut.
5. Perawatan kulit
Selain dikonsumsi, santan ternyata baik untuk melembapkan kulit yang kering dan keriput. Selain itu, gunakan santan untuk keramas secara rutin jika ingin memiliki rambut halus dan mudah diatur. Santan juga bisa digunakan untuk mandi berendam.
Selain itu, ada beberapa manfaat lain yang diberikan oleh santan. Seperti yang dikutip dari ehow, ini dia manfaatnya:
1. Mengandung Nutrisi
Santan memiliki banyak kandungan nutrisi, mulai dari vitamin, mineral dan elektrolit. Santan kaya akan zat besi, 22% dari kebutuhan harian. Selain itu santan juga mengandung magnesium, pospor, potassiun, tembaga, selenium, seng, folat dan vitamin C. Juga sejumlah vitamin lainnya; vitamin E, K, thiamin, B16, niacin, kolin, asam pantothenic dan kalsium.
2. Lemak Jenuh
Lemak jenuh yang terkandung dalam santan terbuat dari asam lemak rantai pendek hingga sedang, dan dapat berubah menjadi energi. Oleh karena itu, walau pun mengandung lemak jenuh, santan bisa bantu menurunkan berat badan.
3. Asam Laurat
Setengan dari asam lemak rantai sedang yang ada pada santan mengandung asam laurat. Asam laurat berguna sebagai anti-virus, anti bakteri, anti mikroba dan anti jamur. Santan juga dipercaya bisa meningkatkan sistem imun.
4. Meredakan sakit
Jika Anda mengalami radang tenggorokan atau sakit bisul, cobalah untuk mengkonsumsi santan. Santan dipercaya dapat meredakan gejala penyakit tersebut.
5. Perawatan kulit
Selain dikonsumsi, santan ternyata baik untuk melembapkan kulit yang kering dan keriput. Selain itu, gunakan santan untuk keramas secara rutin jika ingin memiliki rambut halus dan mudah diatur. Santan juga bisa digunakan untuk mandi berendam.
Sumber : wolipop.detik.com
Minggu, 22 Juli 2012
Tips Tepat Membantu Anak Menurunkan Berat Badan
Memiliki anak-anak yang berbobot badan lebih kelihatannya lucu dan
menggemaskan. Tapi, hati-hati kegemukan akan berbuah pada berbahayanya
kesehatan di kemudian hari. Bila Anda terlanjur memiliki anak yang
obesitas, tidak ada salahnya mulai saat ini mencoba membantu menurunkan
bobotnya. Berikut beberapa cara dari Health Tips untuk membantu anak-anak menurunkan berat badan.
![]() |
| Sarapan bisa turunkan berat badan (foto:101weightloss) |
1. Buatlah makanan sehat untuk keluarga.
Isilah kulkas Anda dengan buah segar. Atau sajikan di meja makan. Selain buah bisa juga sayuran segar, keju rendah lemak, kacang-kacangan, dan makanan ringan untuk seluruh keluarga. Menurut sebuah penelitian terbaru di Journal Archives of Family Medicine, keluarga yang makan bersama dengan anak-anak memiliki pola makan lebih sehat daripada mereka yang tidak melakukannya.
2. Jadilah teladan.
Sebagai orangtua, kebiasaan makan Anda secara langsung mempengaruhi perilaku makan anak. Jika hanya satu orangtua menderita obesitas, secara statistik menyebutkan ada kesempatan 25% lebih anak akan mengalami kelebihan berat badan ketika ia besar nanti.
3.Tidak menyebutkan kata diet.
Jika Anda menempatkan anak pada diet, pada dasarnya Anda justru sedang mengaturnya ke dalam godaan makan seperti lemari makan, pesta makan, atau beberapa jenis godaan lain. Salah satu yang paling efektif dalam metode penurunan berat badan dan menjaganya tetap fit adalah menciptakan perubahan gaya hidup.
4. Jadilah pendukung.
Dukunglah anak dengan umpan balik positif. Berilah inspirasi dan tunjukkan kasih sayang. Daripada mengatakan, “Kamu perlu menurunkan berat badan”, lebih baik katakan, “Mari kita mulai merawat tubuh dan menjadi sehat”. Tunjukkan pada anak apa yang dapat mereka makan, bukan apa yang tidak bisa mereka makan. Misalnya, katakan kepada mereka, “Mari kita pergi memilih dan membeli buah-buahan.” daripada, “Kamu tidak boleh makan itu”.
5. Sediakan porsi bagiannya.
Alih-alih melayani makanan secara prasmanan, lebih baik sediakan porsi makanannya ke piring. Bila ada sejumlah besar makanan di depan mata, sangat mudah mata kita akan lebih besar daripada perut. Bila disediakan sesuai porsinya, biasanya dorongan untuk makan lebih banyak cenderung berkurang.
6. Jadilah aktif.
Keluarlah dan lakukan sesuatu yang aktif secara teratur. Berjalan-jalan dan membuatnya menjadi menyenangkan, jadi membuat sesuatu yang diharapkan oleh anak-anak. Jika terjangkau, daftarkan anak-anak dalam kegiatan fisik seperti menari atau kegiatan lain yang dapat dinikmati dan dilakukan secara teratur. Atau bisa dilakukan bersama di rumah bermain musik sambil berdansa atau menari.
7. Sarapan.
Penelitian telah menunjukkan, sarapan yang terdiri atas karbohidrat, protein, dan lemak, akan menjaga anak-anak lebih terfokus pada sekolah. Penurunan berat badan jauh lebih sulit bagi orang yang tidak sarapan.
Sumber : intisari-online.com
Langganan:
Postingan (Atom)



