close
divahoki88.com
Tampilkan postingan dengan label Biji Kopi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biji Kopi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 September 2012

Konsumsi Kopi dapat Mencegah Penyakit Lhooo...??

Kopi telah diketahui mempunyai manfaat yang baik untuk jantung dan menjaga seseorang tetap waspada karena kandungan kafeinnya. Tetapi kopi juga mengandung antioksidan dan senyawa lain yang dapat mencegah beberapa jenis kanker dan penyakit serius lainnya.

Minum Kopi cegah Penyakit 
Dosis kopi yang ideal dikonsumsi adalah sebanyak 2 cangkir per hari agar tidak menyebabkan kecanduan. Untuk mendapatkan manfaat sehat kopi, konsumsilah kopi setiap hari dengan dosis menengah atau moderat.

Seperti dilansir thedailymeal, Jumat (28/09/2012) berikut 10 penyakit yang dapat dicegah dengan mengonsumsi kopi:

Minggu, 08 Juli 2012

Minum Kopi Ternyata Bisa Cegah Penyakit Lhooo....??

Apakah Anda rutin meminum kopi setiap pagi? Ternyata, kebiasaan ini berdampak baik bagi kesehatan. Kandungan kopi dapat menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti alzheimer, kanker, dan diabetes. Apa lagi manfaat hebatnya?

Minum Kopi (foto:newstopnight)
Kopi rupanya tak hanya ampuh menyegarkan kembali mata yang mengantuk. Si hitam pekat ini juga mampu melawan penyakit-penyakit berbahaya. Namun, jangan mengonsumsi kopi berlebihan karena efeknya bisa jadi buruk bagi tubuh. Yuk, simak berbagai manfaatnya!

1. Otak
Kandungan kopi tertentu berinteraksi dengan kafein untuk meningkatkan kadar granulocyte colony stimulating factor yang dapat melawan penyakit Alzheimer pada tikus percobaan. Menurut Journal of Alzheimer's Disease meminum 2-3 cangkir kopi sehari juga dapat menekan risiko penyakit Parkinson's hingga 25%.
2.Kanker
Riset Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa meminum 1-6 cangkir kopi sehari dapat menurunkan risiko kanker prostat sebanyak 20-60%. Sementara itu, penelitian lain memperlihatkan bahwa wanita yang meminum 2-3 cangkir sehari dapat mengurangi risiko kanker kulit hingga 20%. Minuman hitam ini juga berkhasiat bagi kanker mulut rahim.
3. Diabetes
Kopi ampuh untuk mencegah diabetes tipe 2. Menurut Archives of Internal Medicine, setiap cangkir kopi yang diminum dapat mengurangi risiko penyakit ini sebanyak 7%. Kesimpulan ini ditarik setelah menganalisis data dari 18 studi yang melibatkan 450,000 orang.
4. Stroke
Dalam American Journal of Epidemiology  disebutkan bahwa orang yang minum 2 cangkir kopi setiap hari memiliki resiko 14% lebih kecil terkena pembekuan darah pada otak. Artinya, lebih kecil kemungkinan terkena stroke.
5. Jantung
Penelitian yang melibatkan hampir 150.000 orang menunjukkan bahwa satu atau dua cangkir kopi sehari dapat mengurangi 11% risiko gagal jantung. Riset ini dimuat di jurnal Circulation Heart Failure.

Sumber : food.detik.com

 

Senin, 21 Mei 2012

Sperma 'Berenang' Cepat..?? Minum Kopi..!!!

Sebelumnya penelitian dekafein menyebutkan bahwa salah satu kandungan kopi, bisa mengurangi risiko diabetes, memperlancar peredaran darah, dan menghilangkan pusing. Ternyata kopi juga bisa membuat sperma berenang lebih cepat serta merangsang kesuburan pria.
Minum kopi... Sperma lebih Lincah
Sebuah studi yang dilakukan kelompok peneliti dari Universitas Sao Paulo, Brasil, menyebutkan lelaki yang rutin minum secangkir kopi setiap pagi, memiliki sperma yang mampu berenang lebih lincah dibanding lelaki yang tak pernah minum kopi di pagi hari.

Mereka meneliti 750 lelaki yang akan melakukan vasektomi dan membaginya dalam empat kelompok berdasarkan jumlah kopi yang mereka konsumsi, yakni mereka yang tak minum kopi, peminum kopi ringan, peminum kopi sedang dan peminum kopi berat. Penelitian ini menggunakan ukuran skala cangkir 100 ml.

Hasilnya, mereka yang mengkonsumsi kopi secara rutin setiap hari memiliki kualitas sperma jauh lebih sehat dibanding yang tak mengkonsumsi kopi.

Kandungan kafein dalam kopi membantu sperma mampu berenang lebih cepat selain membantu memperbaiki sample sperma dalam proses IVF (in-vitro fertilisation), metode pembuahan di luar rahim. Hasil penelitian itu diterbitkan dalam jurnal hasil konferensi American Society for Reproductive Medicine, di San Antonio.

Sementara dalam penelitian terpisah yang dilakukan State University of New York, Buffalo, menyebutkan kopi jauh lebih baik dari ganja yang terbukti memperpendek umur sperma, gangguan ereksi dan berpotensi mengurangi kesuburan secara signifikan.

Sumber : inilah.com

Apakah Minum Kopi Panjang Umur...??

Ini mungkin kabar baik bagi para pecinta kopi. Selama ini, asupan kopi dengan kandungan kafein sering dikaitkan dengan efek negatif pada kesehatan. Seperti jantung koroner atau pemicu tingginya kolesterol.
Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa minum kopi dapat membuat umur panjang, seperti yang dilansir dalam Huffington Post.
3-4 gelas kopi tergolong aman

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Cancer Institute, dalam analisis hubungan antara konsumsi kopi dan kematian, menunjukkan bahwa pria yang minum minimal 6 gelas per hari dapat mengurangi risiko kematian hingga 12 persen.

Untuk kaum perempuan yang mencintai Latte (kandungan kopi lebih rendah) memiliki risiko kematian 15 persen lebih rendah dibandingkan wanita yang tidak gemar minum kopi. Bahkan, satu cangkir sehari berpengaruh terhadap perbedaan tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung, penyakit pernapasan, stroke, diabetes, infeksi, dan cedera serta kecelakaan.

Namun, para peneliti juga menekankan, kontribusi konsumsi kopi untuk meningkatkan kesehatan masih belum jelas. Temuan ini juga tidak membentuk hubungan sebab-akibat.

Freedman, peneliti dari National Cancer Institute itu, mengungkapkan, peminum kopi umumnya cenderung merokok lebih banyak, sehingga merupakan penyebab utama kematian. "Kami menemukan bahwa peminum kopi cenderung menghadapi risiko kematian yang lebih tinggi. Tapi, ketika tidak menghubungkannya dengan rokok, kami menemukan hubungan terbalik," ujarnya.

Dr Eun Paul dari Asosiasi Kopi Inggris juga mengatakan, konsumsi kopi 4-5 cangkir sehari masih dalam kategori aman dan berdampak positif pada kesehatan.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Jumat, 04 November 2011

Tip's Sehat Minum Kopi

Bagiku, teman terbaik ngeblog di pagi hari adalah kopi. Pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi -red) sering aku menanyakan tentang kebiasaan mereka minum kopi. Bukan hal yang mengejutkan kalau pada kenyataannya mereka rata-rata minum 5 cangkir kopi sehari! Lalu aku pun menyarankan mereka untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi, padahal kopi dari Indonesia memiliki cita rasa yang tinggi dan digemari di seluruh dunia. Rugi? Nah, sebelum bergabung dengan kelompok orang yang tidak boleh minum kopi dan hanya bisa menelan ludah melihat orang lain mengecup si hitam manis ini, ada baiknya kita ketahui “7 Tips Sehat Minum Kopi” berikut:

1. Dosis
Memang belum ada ukuran yang pasti untuk dosis kopi yang boleh dikonsumsi orang. Namun kebanyakan penelitian mengungkapkan bahwa minum 300 mg caffeine (sekitar 1 sampai 3 cangkir kopi sehari) tidak memberikan efek negative pada kebanyakan orang sehat.
2. Sinyal Bahaya
Ketika mereguk kopi memang terasa nikmat, namun sering kali diikuti dengan sejuta rasa bersalah. Kenali sinyal bahaya kopi sehingga kita tahu kapan harus berhenti minum kopi. Sinyal bahaya itu antara lain: gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur dan gangguan mood (mis: cepat marah). Seorang peminum kopi yang menghentikan kebiasaan minum kopinya dapat mengalami “caffeine withdrawal” yang ditandai oleh sakit kepala berdenyut, namun gejala ini akan hilang setelah 24-48 jam atau mendapat caffeine dosis baru.
3. Dengarkan Respon Tubuh
Setiap orang memiliki batasan sendiri mengenai konsumsi caffeine. Kebanyakan orang dapat mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari tanpa masalah. Namun ada pula yang mengalami efek buruknya dengan jumlah konsumsi kopi yang sama. Ada yang bercerita setelah minum secangkir kopi menjadi tak dapat tidur sepanjang malam, sebaliknya ada yang tertidur pulas setelah minum kopi. So, cara terbaik adalah dengarkan respon tubuh sendiri!
4. Kenali Kandungan Caffeine
Setelah mengetahui dosis dan respon tubuh, ada baiknya kita mengetahui kandungan caffeine dalam produk-produk yang sering kita konsumsi. Agar jangan sampai dosis kopi yang dianjurkan sudah tercapai, namun kita masih mengkonsumsi produk-produk lain yang mengandung caffeine sehingga merasakan efek buruk kopi. Beberapa produk lain yang perlu diperhatikan kandungan caffeine seperti misalnya : softdrink, permen kopi, teh, coklat, obat sakit kepala.
Cara pengolahan (roasting dan brewing) juga berpengaruh terhadap kandungan caffeine dalam kopi. Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, secangkir kopi di Starbucks mengandung rata-rata 259 mg caffeine dibandingkan dengan kopi dengan jenis dan ukuran cangkir yang sama di Dunkin Donuts yang hanya mengandung 149 mg caffeine.
Dari penelitian lain, kopi decaf (kopi tanpa caffeine) baik untuk mereka yang mengalami obesitas karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) sekitar 50%. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas justru dapat menurunkan kolesterol HDL ini yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.
5. Coffee Mix
Lima milligram kalsium hilang untuk setiap 6 ons kopi yang dikonsumsi. Namun kehilangan kalsium ini dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Sedangkan campuran kopi dengan alkohol kurang baik terutama pada orang dengan gangguan hati dan campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih. Caffeine juga berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Bagi yang sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Banyak yang beranggapan teman terbaik kopi adalah rokok. Eits, jangan salah. Seorang peminum kopi sejati tidak merokok! Rokok dapat mengurangi nikmatnya ngopi lho…
6. Kelompok Anti-Kopi
Kelompok berikut disarankan untuk menghindari kopi: wanita hamil, anak-anak, orang tua, orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (mis: hipertensi). Nah, kalau sudah termasuk kelompok ini, lupakan kopi!
7. Check Up
Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan, dalam hal ini adalah ukuran tekanan darah. Semakin dini hipertensi diketahui, akan semakin baik untuk penatalaksanaan selanjutnya. JNC VII mengklasifikasikan hipertensi sebagai berikut :
Klasifikasi
Sistolik (mmHg)

Diastolik (mmHg)
Normal
< 120
Dan
<80
Pre Hipertensi
120-139
Atau
80-89
Hipertensi stage 1
140-159
Atau
90-99
Hipertensi stage 2
> 160
Atau
> 100

Demikianlah “7 Tips Sehat Minum Kopi“. Bila keluhan berlanjut, hubungi dokter! ( andaka.com )

Kamis, 27 Oktober 2011

Sehatkah Minum Kopi...???

Berbicara mengenai kopi, banyak orang yang masih berpendapat bahwa kopi buruk bagi kesehatan. Sebenarnya hal itu tidak sepenuhnya benar. Kopi, asalkan dikonsumsi secara bijak, sebenarnya justru bermanfaat bagi kesehatan. Apa pun, bukan hanya kopi, bila dikonsumsi berlebihan pasti tidak baik.

Manfaat Kopi

Menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.
  • Diabetes. Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.
  • Kanker. Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar.
  • Sirosis. Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.
  • Penyakit Parkinson. Para peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi.
  • Penyakit jantung dan stroke. Konsumsi kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke.  Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.
  • Fungsi kognitif. Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein. 
Efek Negatif Kopi

Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif. Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.
Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.
Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.
 ( http://majalahkesehatan.com )

Jumat, 23 September 2011

Tips Menyeduh Kopi Nikmat

Mungkin sebagian besar dari Anda bukan penikmat kopi yang peduli pada tahap pembuatannya. Bila sudah disajikan kopi yang enak, cukuplah bagi Anda. Tetapi tidak begitu dengan para pecinta kopi. Mereka akan mengamati dan menikmati berbagai tahapan dalam pembuatan kopi, dari membeli dan menyimpan kopi, menyeduh, menghirup aromanya sebelum menyesapnya, merasakan kehangatannya ketika memasuki tubuh, hingga mengenali cita rasanya.
Bila Anda seorang pecinta kopi, Anda juga akan tahu kopi yang tidak disimpan dan diseduh dengan benar akan mengacaukan sensasi tersebut. Berikut beberapa contohnya.

1. Lemari es atau freezer bukan tempat yang baik untuk menyimpan kopi. 
Biji kopi yang dipanggang berpori, dan mampu menyerap kelembaban dan aroma makanan. Jadi, lemari es bukan merupakan tempat yang baik untuk menyimpan kopi. Simpan saja biji kopi segar di dalam kotak kedap udara dalam suhu ruangan, untuk dikonsumsi maksimal selama 5 – 7 hari saja.
2. Rasa kopi bubuk sama baiknya dengan jika Anda menggiling biji kopi sendiri. 
Gerai kopi premium biasanya menjual kopi dalam bentuk biji yang bisa Anda giling sendiri. Namun jika Anda tidak berniat langsung mengonsumsinya, sebaiknya tak usah membeli biji kopi seperti ini. Kopi biasanya akan mulai kehilangan kualitasnya segera setelah ditumbuk. Cita rasa kopi terbaik adalah jika digiling langsung sebelum diseduh.
3. Paling baik menyeduh kopi dengan air suling. 
Air suling memang lebih higienis, namun proses pembuatannya akan menghilangkan kandungan mineral di dalam air. Padahal, kandungan mineral dalam air inilah yang penting untuk memberikan cita rasa kopi. Yang juga membuat rasa kopi tidak sedap adalah air kran dengan kandungan klorin. Para pecinta kopi umumnya menggunakan air kemasan dari mata air.
4. Kopi paling baik diseduh dengan air mendidih. 
Memang tidak ada pengaruh buruknya untuk kesehatan, tetapi air yang terlalu panas akan menarik senyawa di dalam kopi yang membuatnya lebih pahit. Suhu terbaik untuk menyeduh kopi sekitar 93 derajat Celcius, atau sekitar 45 sedih sebelum mendidih total. Di kedai kopi, barista punya alat sendiri untuk mengukur ketepatan suhu. Kalau kita, mungkin dikira-kira saja.
sumber: kompas.com