close
divahoki88.com
Tampilkan postingan dengan label Alergi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alergi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2012

Jenis-jenis, Perbedaan dan Penyebab dari Kegatalan

Hanya ada 2 alasan yang membuat orang garuk-garuk, kalau bukan karena gatal maka kemungkinan besar orang tersebut sedang grogi atau salah tingkah. Garuk-garuk karena gatal ada banyak penyebabnya dan bisa dibedakan dari jenis gatalnya.

Penybab dan Perbedaan dari Gatal-gatal
Jenis-jenis gatal menurut penyebabnya antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (5/9/2012).

1. Gatal seperti dikerubuti semut
Kemungkinan penyebabnya adalah menopause, sebab gatal yang seperti ini erat hubungannya dengan perubahan hormonal. Kandungan omega-3 dalam minyak ikan bisa meredakannya, demikian juga dengan minum banyak cairan untuk menjaga kelembaban kulit.
2. Gatal yang perih, panas dan merah di kulit
Kemungkinan penyebabnya adalah alergi setelah bersentuhan dengan sesuatu, misalnya perhiasan logam, sarung tangan karet atau benda lain. Cara paling mudah agar tidak kena gatal yang seperti ini adalah dengan menghindari penyebabnya, setelah lebih dulu melakukan tes alergi.
3. Gatal yang tajam dan menusuk-nusuk
Kemungkinan penyebabnya adalah eksim atau eczema, biasanya disertai ruam dan bercak kemerahan yang muncul tiba-tiba. Salep yang mengandung hidrokortison bisa meredakan keluhan ini, atau hubungi dokter jika tidak sembuh-sembuh atau gejalanya malah makin parah.
4. Gatal disertai ruam merah atau kecoklatan
Kemungkinan penyebabnya adalah efek samping pengobatan, terutama penisilin atau antibiotik lainnya. Tidak ada pilihan lain, efek samping ini hanya bisa dicegah dengan mengganti antibiotik lama dengan antibiotik lain yang lebih cocok.
5. Gatal seperti terbakas setelah panas-panasan
Kemungkinan penyebabnya adalah alergi sinar matahari yang merupakan reaksi sistem imun berlebih, atau disebut polymorphic light erruption. Bedak kalamin, krim kortikosteroid dan tablet antihistamin bisa dipakai untuk meredakannya.
6. Gatal biasa tapi panas dan sakit di kulit
Kemungkinan penyebabnya adalah urtikaria atau dalam bahasa awam disebut biduran. Gejala ini biasanya muncul akibat alergi makanan sedangkan pengobatannya cukup dengan obat anti alergi atau disebut juga antihistamin.
7. Gatal ringan tetapi tidak hilang-hilang
Jika disetai bercak abu-abu keperakan, maka kemungkinan penyebabnya adalah psoriasis atau radang di permukaan kulit yang susah disembuhkan. Lotion yang mengandung vitamin D atau asam lemak omega-3 bisa mengurangi radang yang ditandai dengan rasa gatal.
8. Gatal ringan biasa
Tanpa disertai gejala lain, kemungkinan penyebabnya hanya kulit kering atau xerosis. Pelembab kulit seperti hand and body lotion saja sudah cukup untuk mencegahnya, lalu hindari juga sabun atau shampoo yang kandungan detergennya terlalu keras.

Sumber : health.detik.com

Jumat, 03 Agustus 2012

Kesehatan Anak : Tips Apa dan Bagaimana Mengatasi Iritasi Kulit pada Bayi

Mengatasi Iritasi kulit pada Bayi (foto:babyorganics)
Iritasi pada kulit bayi sering terjadi, beberapa keadaan dapat menjadi pemicu terjadinya iritasi, seperti:
  1. Pemakaian popok sintesis atau celana berlapis plastik yang lama tidak diganti, sering menimbulkan iritasi langsung pada kulit akibat tertimbunnya urin atau kotoran yang mengandung amonia. Tertutupnya daerah popok meningkatkan suhu maupun kelembaban di daerah lipatan bokong makin memudahkan penyerapan bahan-bahan kimia iritan tersebut. Bila berlangsung berulang-ulang pelindung kulit akan rusak, sehingga memudahkan berkembangbiaknya jamur, seperti Candida albicans.
  2. Pada daerah-daerah lipatan terutama pada bayi gemuk seperti daerah leher, lipat paha, lipat siku, bila terjadi penumpukan keringat yang terlalu lama maka akan mengiritasi kulit bayi. Peradangan berulang yang terjadi juga akan diperburuk dengan berkembangbiaknya jamur seperti Candida albicans. 
  3. Bayi dengan riwayat keluarga alergi akan lebih sering dijumpai keluhan iritasi, seperti sisik halus di daerah kulit kepala akibat pemakaian produk kosmetika sampo ber-pH tinggi atau hair-lotion yang terlalu wangi. Dapat pula dijumpai hal serupa di daerah dada, punggung, perut akibat pemakaian minyak penghangat seperti minyak telon atau kayu putih yang digunakan terus-menerus di iklim panas.
  4. Kekeringan kulit bayi akibat pemakaian berulang sabun mandi yang mengandung antiseptik. Peradangan kronis akibat kontak bahan iritan lemah akan mempengaruhi keseimbangan flora normal kulit, dengan akibat berkurangnya daya pertahanan alamiah kulit.
  5. Bayi baru lahir yang mengkonsumsi susu sapi formula dengan kadar pH tinggi terkadang dijumpai kemerahan di daerah sekitar dubur.
Bagaimana cara untuk mengatasi dan mengobatinya...??
  1. Terpenting adalah pencegahannya, karena bila dicermati semua faktor penyebab iritasi pada kulit bayi dapat dicegah. Umumnya kelainan kulit baru timbul bila telah terjadi paparan yang berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama.
  2. Hindari sementara pemakaian popok sekali pakai atau celana berlapis plastik selama peradangan. Pakailah popok kain tipis lembut yang bahannya menyerap keringat. Cuci daerah bokong dan sekitarnya setiap bayi buang air kecil atau buang air besar dengan sabun lembut untuk bayi, keringkan dengan handuk lembut ditepuk-tepuk pelan dan jangan digosok kasar. Hindari bedak saat kulit meradang.
  3. Daerah lipatan yang meradang sering dikompres dengan waslap handuk yang dibasahi air, hindari pemakaian bedak untuk sementara waktu. Daerah lipatan sering dibuka dan diangin-anginkan. Bila berkeringat segera seka perlahan dengan waslap handuk yang dibasahi air, jangan digosok lalu dikeringkan dengan handuk. Pakailah baju longgar dari bahan katun yang tipis dan mudah menyerap keringat.
  4. Bila dijumpai kulit bersisik dapat diberi krim pelembab khusus bayi setelah mandi. Jangan mandi dengan air terlalu panas berlama-lama. Pakailah sabun dan sampo khusus bayi. Untuk sementara waktu hindari penggunaan bedak atau berbagai produk kosmetik untuk bayi.
  5. Jangan oleskan obat salep, krim atau minyak apapun di daerah yang meradang tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  6. Yang perlu diperhatikan dalah pencegahan. Iritasi pada kulit bayi lebih sering disebabkan oleh bahan iritan yang lemah seperti keringat, urin, feses, produk perawatan kulit yang salah penggunaannya, deterjen, atau cairan anriseptik dan mungkin kitapun punya andil untuk memaparkannya. Kadang-kadang timbulnya iritasi ditunjang oleh kondisi yang cocok untuk timbulnya peradangan seperti faktor kelembaban, panas, tertutup ataupun gesekan.

Sumber : balita-anda.com

Senin, 23 Juli 2012

Awasss... Resiko Tanning bisa Membuat Mandul

(foto:miami.olx.com)
Sudah banyak penelitian yang mengemukakan tentang bahaya tanning atau proses penggelapan kulit dan berbagai produk yang berkaitan dengan prosedur tersebut yang kini tengah menjadi tren di berbagai kalangan.

Menurut para pakar di Inggris, krim tanning terdiri dari bahan-bahan beracun seperti formaldehide yang bisa menyebabkan kanker dan nitrosamine. Selain itu, wanita hamil yang mengoleskan losion tanning menghadapi risiko bayinya lahir cacat sekaligus menyebabkan pria dan wanita yang menggunakannya menderita masalah kemandulan.

"Akan lebih bijaksana jika kita mengambil pendekatan pencegahan terhadap bahan-bahan kimia ini sampai efeknya benar-benar bisa dipahami karena mungkin ada faktor-faktor yang berkontribusi di balik peningkatan kasus kanker, diabetes, obesitas dan kemandulan setelah menggunakan produk-produk tersebut." ujar Jacquline McGlad, direktur eksekutif European Environment Agency seperti dilansir dari zeenews, Senin (23/7/2012).

Bahan-bahan seperti sodium glutamat (MSG) dan tartrazine juga banyak ditemukan dalam losion tanning dan dapat menyebabkan alergi jika produknya digunakan dalam jangka waktu lama. Begitu juga dengan Sulfur Dioksida dan Benzophenone-3, bahan kimia pengubah gender yang paling baik meniru efek estrogen dibandingkan bahan kimia lainnya.

Sebagian besar produk tanning ini juga menggunakan dihydroxyacetone (DHA) yang bisa bereaksi dengan asam amino pada kulit dan menyebabkan kulit berubah menjadi lebih gelap.

Resiko Tanning (foto:slcfashion)
Padahal produk tanning berhasil meraup keuntungan sekitar 100 juta pounsterling di Inggris dan merupakan salah satu kosmetik yang penjualannya paling cepat. Lebih parah lagi, sepertiga wanita dan 1 dari 10 pria di Inggris mengaku menggunakannya.


Sumber : health.detik.com

Minggu, 03 Juni 2012

Beberapa Jenis Makanan Peredam Alergi

Pada beberapa kondisi, tubuh kita sering tidak dapat menyesuaikan diri dengan udara atau cuaca, hingga timbul alergi. Atau juga kesalahan mengkonsumsi jenis makanan tertentu yang tidak dapat diterima oleh tubuh.

Mengandung asam alfa linolenat (ALA) dan omega 3
Seperti dikutip dari ivillage.com, terjadinya alergi ini karena menurunnya kekebalan tubuh. Biasanya begitu merasakan alergi, kita langsung mengambil obat untuk meredakannya. Namun, beberapa jenis makanan dan minuman ringan ini ternyata dapat membantu menyingkirkan alergi dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Plain yogurt
Menurut penelitian di Italia, dua cangkir yogurt tawar dapat mencegah alergi hinga 40 persen. "Bakteri baik yang ada pada yogurt bekerja sebagai anti inflamasi, molekulnya juga memberi kekebalan pada daya tahan tubuh," jelas Jeanne Drisko, MD, kepala pengobatan integratif di University of Kansas Medical.
Anda disarankan untuk memilih yogurt bebas gula karena pemanis buatan yang biasa digunakan untuk perasa, yakni enam hingga 10 sendok sirupjagung fruktosa, justru akan memperburuk kondisi tubuh. 
Minum Teh
Cara paling sederhana untuk menghilangkan alergi adalah dengan meminum teh. Anda dapat menyeduh teh hitam atau teh hijau. Menurut penelitian di United States Department of Agriculture (USDA), antioksidan pada teh dapat meredakan alergi dan meningkatkan sistem imun tubuh. Diamkan teh setidaknya tiga menit untuk memaksimalkan antioksidan larut dalam minuman.
Kenari
Selain yogurt dan teh, biji kenari juga merupakan makanan yang dianjurkan untuk meredakan alergi. Kenari memiliki kandungan asam alfa linolenat (ALA) dan omega 3 yang cepat bereaksi untuk meredakan keluahan alergi.
Studi yang dilakukan Fred Pescatore, M.D., penulis buku "The Allergy and Asthma Cure" menyatakan lemak yang terdapat pada kenari adalah lemak sehat yang membuat sistem kekebalan tubuh terorganisir dengan kuat, sehingga virus dan juga sel kanker tidak bereaksi lebih pada tubuh. Hasil penelitian ini juga diterbitkan pada European Journal of Clinical Nutrition.
Ia juga menyarankan pada Anda agar mengkonsumsi dua ons kenari setiap harinya untuk memberikan kekebalan pada tubuh.

Sumber : kosmo.vivanews.com