close
divahoki88.com
Tampilkan postingan dengan label Nutrisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nutrisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

Tips Bebas Bau Mulut..???

Selain memberi manfaat berupa asupan nutrisi, buah segar juga punya manfaat lain. Serat buah yang dimakan segar berfungsi menjaga kesehatan gigi. Gigi tetap bersih, gusi kuat dan nafaspun menjadi segar. Buah apa saja yang sebaiknya sering dimakan?

Buat penyuka pisang, apel, jeruk, stroberi dan juga semangka, rajin makan buah-buahan ini bisa menjadi 'investasi' sehat buat gigi. Rasanya yang segar dan manis bisa menjaga kebersihan gigi, kesehatan gusi, dan terhindar dari bau mulut!

 1. Pisang
Superfood yang satu ini memang kaya akan nutrisi. Buah pisang mengandung senyawa yang dapat memutihkan gigi secara alami. Bahkan kandungan potassium dan magnesium yang tinggi pada bagian dalam kulit pisang bisa memutihkan gigi jika rutin digosokkan pada permukaan gigi.
 
2. Apel
Karena baik buat kesehatan gigi maka dipercaya jika makan satu apel sehari bisa menjauhkan tubuh dari berbagai penyakit dan tak perlu ke dokter lagi. Apel bisa membantu membersihkan plak pada gigi, dan juga menjaga kesehatan gusi.

 3. Jeruk
Si asam segar ini mengandung vitamin C dan kalsium yang diperlukan oleh gigi dan gusi. Citric acid di dalamnya bisa mengatur tingkat keasaman dalam mulut. Makan jeruk bisa meningkatkan produksi air liur dan membuat mulut terasa lebih segar.
 
 4. Strawberry
Kandungan serat dan asam dalam buah stroberi dianggap sebagai pasta gigi alami, karena bisa membersihkan kotoran di mulut sekaligus membuat mulut terasa segar. Stroberi juga bisa memutihkan gigi yang kusam, karena mengandung malic acid yang bisa bantu hilangkan noda pada gigi.
 
5. Semangka
Kandungan air yang tinggi membuatnya jadi buah yang banyak dikonsumsi saat cuaca panas. Mengunyah buah yang kaya akan vitamin C ini bisa membantu menjaga kesehatan gusi dan membersihkan gigi. Dengan gigi bersih, gusi yang sehat dan mulut tak kering, bau mulutpun bisa dicegah.

Sumber : food.detik.com

Makan Pisang Gak Bikin Gemuk lhooo...???

Buah yang menyehatkan ini sangat baik dikonsumsi setiap hari. Selain dapat meningkatkan energi, makan pisang bisa membuat perut cepat kenyang. Teksturnya yang empuk dan manis cocok dikonsumsi semua usia.
Pisang Gak bikin Gemuk

Buah yang sangat dikenal di kalangan pecinta olah raga ini, banyak yang menghindari karena dianggap dapat menyebabkan kegemukan. Bahkan ada juga yang menghindari buah ini saat berdiet untuk menurunkan berat badan.

Seperti berita yang dilansir dari TimesofIndia, kebanyakan pelatih olah raga dan ahli gizi menganjurkan untuk makan pisang agar mendapatkan jumlah tambahan energi. Khususnya untuk atlet pelari dan pesepeda.

Pisang adalah buah yang sangat efektif untuk memberikan banyak energi. Karena kandungan nutrisinya, buah ini dianjurkan sebagai makanan ringan bagi mereka yang suka melakukan latihan fisik. Dalam 100 gram pisang mengandung 108 kkal energi, 1 g protein, 0,8 g lemak, 24,3 g karbohidrat dan 1,9 g serat.

Kandungan karbohidrat pada buah pisang akan memberikan energi lebih untuk tubuh. Sedangkan kaliumnya dapat membantu menurunkan tekanan darah. Serat pada pisang dapat membantu mengontrol rasa lapar lebih lama dan dapat mengurangi lemak tubuh serta mengatasi sembelit.

Pisang juga mnegandung vitamin B6 yang dipercaya dapat membantu mnegurangi depresi. Bagi yang menderita anemia juga perlu makan buah ini karena pisang banyak mengandung zat besi.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan sebaiknya makan 6 buah pisang setiap hari. Selain dijadikan camilan, buah ini bisa menjadi pilihan hidangan penutup.

Sumber : food.detik.com

Susah BAB, Pencernaan Lancar...?? Makan Bekatul...!!

Susah BAB atau perut sering kembung? Pilihan makanan yang kurang tepat bisa menjadi penyebabnya. Selain buah-buahan, sumber karbohidrat juga diperlukan. Selain dapat menyimpan energi juga dapat membuat pencernaan tetap sehat.
Bekatul Mempelancar Percernaan

Bekatul adalah lapisan terluar dari butir padi, banyak orang yang mengenalnya dengan sebutan dedak. Selama ini bekatul selalu diabaikan, setelah menggiling padi bekatul akan dibuang atau dijadikan makanan ternak. Bahan makanan yang satu ini wajib dimasukkan dalam daftar menu Anda.

Bekatul bisa berasal dari kulit beras, jagung, gandum, dan barley. Teksturnya kasar dan seperti bersisik saat masih menempel di kulit beras. Meskipun bekatul juga dimakan oleh hewan ternak, juga punya manfaat yang besar untuk kesehatan. Kandungan seratnya yang tinggi dapat menjaga kesehatan pencernaan.

Selain itu kandungan pati, protein, vitamin dan mineralnya akan memberikan nutrisi yang lengkap untuk tubuh. Kombinasikan dengan makanan lainnya akan membuat diet jadi seimbang.

Makanan ini juga mampu menurunkan kolesterol dan menjaga jantung tetap sehat serta kesehatan usus juga akan meningkat. Penyerapan nutrisi dalam darah juga akan bekerja dengan baik. Racun dan zat karsinogen dalam tubuh juga akan dibersihkan oleh bekatul.

Sebuah penelitian menemukan bahwa bekatul mengandung mineral yang jumlahnya melebihi air minum sekitar 20%. Kandungan minyak pada bekatul dipercaya dapat memperpanjang usia. Sedangkan kandungan vitamin B1 terbukti dapat mengurangi penyakit beri-beri.

Di Jepang bekatul dipercaya dapat mengawetkan makanan. Bekatul ini juga digunakan untuk merebus ikan seperti ikan sarden. Di Myanmar, bekatul disebut dengan phwei-bya, biasanya digunakan untuk mencuci piring yang dicampur dengan abu gosok.

Untuk Anda yang ingin mneingkatkan jumlah serat, bran atau bekatul bisa digunakan untuk campuran bahan membuat roti seperti muffin. Tidak hanya itu kulit juga akan menjadi terawat karena kandungan asam oleatnya. Bekatul banyak dijual di pasar swalayan dan pasar tradisional.

Sumber : food.detik.com

Buah Sawo, Mengadung Banyak Nutrisi

Banyak mengandung Nutrisi
Buah ini punya rasa yang manis legit dengan tekstur empuk agak masir. Bentuknya bulat telur, dan kulitnya tipis bertekstur halus. Buah sawo dikenal luas di berbagai negara, terlebih di Asia Tenggara. Selain manis enak, sawo juga menyimpan nutrisi tinggi buat tubuh!
Sapodilla atau sawo ini baik untuk kesehatan pencernaan, karena mengandung 5.6g serat harian dalam setiap 100 gram penyajian. Sawo mengandung antioksidan poliphenolic tannin, yang mampu menghalau bakteri dalam tubuh. Kandungan tannin yang tinggi juga ada di dalam buah delima dan anggur.

Sawo juga mengandung vitamin A dan C tinggi. Dalam 100 gram sawo mengandung vitamin A 60 IU, dan juga bisa memenuhi 24% (14.7mg) kebutuhan vitamin C dalam satu hari. Vitamin C yang terkandung dalam sawo bisa melindungi tubuh dari radikal bebas, serta menjaga kesehatan gigi.

Dalam irisan sawo segar, terdapat pula nutrisi seperti potassium, tembaga, folat, niacin, dan juga asam pantothenic. Senyawa-senyawa ini sangat penting untuk menunjang kesehatan dan memperlancar proses metabolisme dalam tubuh.

Buah yang berbentuk oval berujung agak runcing ini berasal dari Meksiko dan kawasan Amerika Tengah. Kini, beberapa negara seperti Filipina, India, Pakistan dan Bangladesh juga dikenal sebagai penghasil buah bernama binomial manilkara zapota ini.

Sawopun punya nama berbeda di beberapa wilayah. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut dengan sapodilla, dan dalam bahasa Perancis bernama sapotillier. Di Filipina buah ini bernama chico atau tsiko, sementara di India dan Pakistan, masyarakat mengenalnya dengan nama chikoo dan juga sapota.

Sumber: food.detik.com