close
divahoki88.com
Tampilkan postingan dengan label Kanker Prostat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kanker Prostat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Juli 2012

Kanker Prostat Dapat dideteksi Melalui Tes Urine

Sebuah tes urine baru bisa membantu dokter mendeteksi kanker prostat dan evaluasi yang lebih baik dalam memilih pengobatan yang akan dilakukan.

Kanker Prostat deteksi dengan tes Urine
"Ini sebuah alat yang membantu pasien dan dokter dalam memilih apakah perlu dilakukan biopsi sekarang atau nanti dulu," ujar kepala peneliti Dr. Scott Tomlins, dari University of Michigan Health System.

Tes itu mencari dua penanda genetik yang berhubungan dengan kanker prostat. Yang pertama disebut TMPRSS2:ERG, disebabkan oleh dua gen yang berpindah tempat dan bergabung bersama-sama; ini yang diperkirakan sebagai penyebab kanker prostat. Berhubung penggabungan gen itu hanya terlihat pada sekitar separo pasien kanker, maka tes juga mencari penanda lain, dikenal dengan PCA3.

"Kami sedang memanfaatkan beberapa bio-marker baru untuk mencoba memurnikan tes antigen spesifik prostat (PSA)," kata Tomlins.
Tes PSA dapat mengindikasikan kanker prostat, tapi tidak dapat dipercayai, sering memberikan hasil yang salah. "Anda bisa saja memiliki angka PSA rendah tapi terkena kanker, atau angka PSA tinggi dan ternyata tidak terkena kanker. Nah, dua penanda genetik tadi kemungkinan lebih bisa dipercaya. Satu dari mereka, TMPRSS2:ERG, hanya muncul di kanker," kata Tomlins.

Bersama dengan PCA3 tadi, dokter bisa menentukan tingkat risiko seseorang terkena kanker prostat dan menentukan apakah perlu dilakukan biopsi sekarang atau tidak. Namun, Tomlins memperingatkan bahwa tes ini tidaklah sempurna. "Susah untuk tak menyarankan seseorang menjalani biopsi sebab selalu ada kesempatan kanker terselip yang tak terlacak dari dua penanda tadi," kata Tomlins.

Untuk penelitian itu, kelompok Tomlins mempelajari urine dari 1.312 lelaki yang memiliki angka PSA tinggi dan harus menjalani biopsi atau pembedahan untuk mengangkat prostat. Secara khusus para peneliti mencari dua penanda dan menggunakannya untuk mengelompokkan pria dalam kelompok risiko terkena kanker prostat (tinggi, sedang, rendah). Mereka kemudian membandingkan hasilnya dengan data dari biopsi, yang dilakukan menggunakan sebuah jarum suntik untuk mendeteksi semua sel kanker. Berdasarkan biopsi, kanker ditemukan sebanyak 21% pada pria dengan kategori risiko rendah, 43% pada pria risik sedang, dan 69% pada kelompok risiko tinggi.

Para peneliti menyatakan bahwa penemuan tes urine berhubungan dengan ukuran tumor dan keganasan kanker. Pada kelompok risiko rendah, hanya 7% yang memiliki kanker ganas, dibandingkan dengan 40% pada kelompok risiko tinggi.
Salah satu batasan penelitian ini adalah kebanyakan pasien adalah ras kulit putih. Maka perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk ras lainnya. Hal ini diamini oleh Dr. Anthony D'Amico, pakar kanker prostat yang merupakan kepala radiasi onkologi di Brighma and Women's Hospital di Boston. "Hasil penelitian itu selangkah lebih maju namun kita masih perlu langkah selanjutnya." 
Sumber : intisari-online.com

Mengetahui Gejala Awal Kanker Prostat

Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak diderita oleh kaum pria yang telah berusia 50 tahun ke atas. Kanker ini menyerang kelenjar prostat yaitu kelenjar di sekitar saluran kencing yang berfungsi untuk membantu menghasilkan semen atau cairan sperma.

Gejala Kanker Prostat diketahui Usia 50th (foto:ptpittsburgh.com)
Sampai saat ini para ahli belum mengetahui penyebab kanker prostat. Namun, terdapat faktor-faktor yang diketahui berpengaruh terhadap pertumbuhan kanker prostat seperti usia dan riwayat kesehatan keluarga.

Dikutip dari situs Seksualitas.net menjelaskan bahwa, kanker prostat umumnya bisa disembuhkan jika terdeteksi sejak awal. Penyembuhan dilakukan dengan pengawasan aktif, pembedahan, radiasi, dan terapi hormon.

Gejala-Gejala Awal Kanker Prostat

Berbeda dengan kanker lain, kanker di kelenjar prostat ini tumbuh lebih lambat sehingga sulit diketahui bahwa seorang pria telah membawa sel kanker dalam tubuhnya selama bertahun-tahun. Pada umumnya tanda-tanda awal kanker prostat tidak terdeteksi, namun seiring tumbuhnya kanker akan muncul gejala-gejala berikut ini.

1. Kesulitan ketika buang air kecil, yang meliputi:
  • Tidak bisa buang air kecil sama sekali
  • Kesulitan saat memulai buang air kecil dan kesulitan untuk berhenti buang air kecil
  • Sering buang air kecil, terutama di waktu malam hari
  • Merasakan sakit atau rasa panas saat buang air kecil
2. Kesulitan untuk ereksi dan mempertahankan ereksi
3. Terdapat darah dalam air kencing atau cairan sperma.
4. Sering mengalami rasa sakit terutama di bagian punggung bawah, perut, pinggul, atau panggul.
Perlu juga diketahui bahwa terdapat beberapa jenis penyakit lain (selain kanker prostat) yang memiliki tanda-tanda seperti di atas. Oleh karena itu jangan memvonis diri sendiri sebelum memeriksakan diri ke dokter.

Gejala-gejala saat kanker prostat mulai menyebar

Seperti halnya semua jenis kanker, kanker prostat bisa menyebar ke organ tubuh lain jika terlambat ditangani. Jika sudah demikian berarti sel-sel dalam tubuh sudah banyak yang rusak. Tanda-tanda yang sering dialami saat kanker prostat sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain adalah sebagai berikut:
  1. Berat badan semakin menurun
  2. Sakit pada tulang, terutama di bagian punggung bawah, perut, pinggul, atau panggul
  3. Pembengkakan pada kaki.
Ada banyak jenis penyakit yang memiliki gejala yang mirip seperti gambaran di atas. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala tersebut maka langkah terbaik yang harus anda lakukan adalah berkonsultasi ke dokter untuk memastikan gejala-gejala tersebut apakah gejala penyakit lain atau memang anda sedang menderita kanker prostat.