close
divahoki88.com
Tampilkan postingan dengan label Bayi Tabung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi Tabung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Juli 2012

Alpukat & Minyak Zaitun Tingkatkan Keberhasilan Program Bayi Tabung

Makanan tertentu diketahui bisa membantu meningkatkan kesuburan. Peneliti mengungkapkan diet mediterania dengan konsumsi alpukat dan minyak zaitun bisa meningkatkan keberhasilan IVF (in vitro fertilisation) atau bayi tabung.
Manfaat Alpukat (dok.olivecocomag)

Peneliti mengklaim diet mediterania bisa meningkatkan 3 kali lebih besar peluang keberhasilan bagi perempuan yang tengah menjalani perawatan kesuburan. Dalam hal ini termasuk mengonsumsi alpukat dan juga menambahkan minyak zaitun pada salad.

Sebuah studi menemukan lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam minyak zaitun, minyak bunga matahari, kacang-kacangan dan biji-bijian lebih baik daripada jenis lemak lain untuk calon ibu.

Ditemukan konsumsi tinggi dari makanan ini membuat perempuan 3,4 kali lebih mungkin punya anak setelah IVF dibanding orang yang sedikit mengonsumsinya. Sebaliknya lemak jenuh dalam mentega dan daging merah sebaiknya dikurangi.

Para ahli yang melakukan studi percaya lemak tak jenuh tunggal sudah diketahui bisa melindungi jantung dan dapat meningkatkan kesuburan dengan menurunkan peradangan dalam tubuh.

"Jenis makanan terbaik yang dikonsumsi adalah alpukat yang memiliki banyak lemak tak jenuh tunggal dan juga minyak zaitun," ujar pemimpin studi Professor Jorge Chavarro, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (8/7/2012).

Prof Chavaro menuturkan sementara hasil yang menarik adalah pertama kalinya diketahui bahwa lemak makanan dikaitkan dengan hasil yang lebih baik pada proses bayi tabung. Studi ini dilakukan pada 147 perempuan yang tengah mengikuti program IVF di Massachusetts General Hospital Fertility Center.

"Berbagai jenis lemak yang dikonsumsi diketahui memiliki efek yang berbeda pada proses biologi yang bisa mempengaruhi hasil dari reproduksi yang dibantu," ujar Prof Chavarro.

Selain mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, calon ibu juga tetap disarankan mengonsumsi ikan sebagai sumber asal lemak omega 3 yang baik.

Sumber : health.detik.com

Minggu, 29 Januari 2012

Tahapan yang Diperhatikan Bila Program Bayi Tabung

Tahapan Program Bayi Tabung
Program bayi tabung biasanya dilakukan oleh pasangan yang sulit memiliki anak. Meski begitu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan jika ingin melakukan program bayi tabung. Apa saja itu?

Tingkat keberhasilan dari program bayi tabung atau in vitro fertilisation (IVF) ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia pasien, jumlah embrio yang ditransfer serta jumlah siklus IVF yang sudah dilakukan.

Sebelum memulai siklus IVF dengan menggunakan sel telur dan sperma, pasangan mungkin membutuhkan beberapa pemeriksaan untuk meningkatkan keberhasilan, seperti dikutip dari Mayo Clinic, Jumat (6/1/2012) yaitu:
  1. Pemeriksaan sel telur, biasanya dokter akan menentukan ukuran dan kualitas dari sel telur dengan melakukan tes darah untuk konsentrasi follicle-stimulating hormone (FSH) di hari ketiga menstruasi.
  2. Pemeriksaan cairan air mani, biasanya pemeriksaan ini dilakukan sebelum dan sesaat dimulainya siklus IVF untuk memastikan kualitas air mani tidak berubah. Jika ditemukan ada kelainan, maka disarankan ke dokter spesialis untuk mengetahui dan menyembuhkan masalah kesehatan tersebut.
  3. Pemeriksaan penyakit infeksi, pasangan akan diminta untuk melakukan skrining terhadap penyakit HIV, hepatitis B, hepatitis C dan penyakit infeksi menular lainnya seperti chlamydia karena bisa mempengaruhi kehamilan.
  4. Mentrasfer embrio buatan, dokter akan mentrasfer embrio buatan untuk menentukan kedalaman dari rongga rahim dan biasanya hasilnya sukses.
  5. Pemeriksaan rongga rahim, biasanya dengan sonohysterography (menyuntikkan cairan melalui serviks ke dalam rahim dan menggunakan USG untuk melihat kondisi rongga rahim), atau dengan hysteroscopy (memasukkan teleskop cahya yang fleksibel melalui vagina dan leher rahim hingga mencapai rongga rahim).
Selain melakukan pemeriksaan medis, pasangan juga sebaiknya melakukan beberapa perubahan gaya hidup seperti mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang dan melakukan olahraga secara teratur.

Program bayi tabung atau IVF ini biasanya membuat stres, untuk itu temukan sesuatu yang bisa membuat tubuh menjadi rileks seperti pijat, aromaterapi atau latihan tertentu (yoga dan meditasi). Sebaiknya pasangan tidak meremehkan dampak emosional dari perawatan ini. ( detikhealth.com )